Jumat, 11 Maret 2016

Pengembangan Paragraf

Paragraf adalah bagian yang berasal dari suatu karangan yang terdiri dari sejumlah kalimat, yang isinya mengungkapkan satuan informasi/kalimat dengan pikiran utama sebagai pengendaliannya dan juga pikiran penjelas sebagai pendukungnya.
paragraf dapat terdiri dari satu kalimat/kumpulan kalimat, Akan tetapi kalimat yang berhubungan antara yang satu dengan yang lain dalam suatu rangkaian yang membentuk suatu kalimat, dan dapat disebut juga dengan penuangan ide dari penulis melalui kalimat/kumpulan kalimat yang satu dengan yang lainnya, yang berkaitan dan juga hanya memiliki satu tema. Paragraf juga dapat disebut sebagai karangan yang singkat.
Mengarang adalah mengembangkan beberapa kalimat topik. Dalam karangan itu kita harus mengembangkan paragraf demi paragraf. Oleh karena itu, kita harus dapat menempatkan kalimat topik. Satu paragraf hanya mengandung satu kalimat topik. Sama halnya dengan kalimat yang baik, maka paragraf yang baik juga harus memenuhi syarat-syarat tertentu. Syarat-syarat itu ialah:
  1. Kesatuan
    Yang dimaksud dengan kesatuan ialah paragraf harus memperhatikan dengan jelas suatu maksud atau sebuah tema tertentu. Sebuah paragraf dikatakan memiliki kesatuan bila unsur-unsurnya bersama-sama bergerak menunjang sebuah maksud tunggal atau gagasan utamanya.
  2. Koherensi,  Sebuah paragraf bukanlah sebuah tumpukan kalimat-kalimat yang masing-masing bersdiri sendiri, tetapi kalimat-kalimat itu dibangun oleh adanya hubungan timbal-balik. Dengan demikian diperlukan urutan pikiran yang koheren (terpadu), sehinga tidak terdapat loncatan pikiran yang membingungkan. Suatu paragraf dikatakan koheren jika kalimat-kalimat itu saling berhubungan untuk mendukung pikiran utama.
Secara garis besar teknik pengembangan paragraf ada dua macam. Teknik pertama, menggunakan “ilustrasi“. Apa yang dikatakan kalimat topik itu dilukiskan dan digambarkan dengan kalimat-kalimat penjelas sehingga di depan pembaca tergambar dengan nyata apa yang dimaksud oleh penulis. Teknik kedua, dengan “analisis”, yaitu apa yang dinyatakan kalimat topik dianalisis secara logika sehingga penyataan tadi merupakan suatu yang meyakinkan.
Dalam praktek pengembangan paragraf, kedua teknik di atas dapat dirinci lagi menjadi beberapa cara yang lebih praktis, di antaranya dengan (a) memaparkan hal-hal yang khusus (umum-khusus/khusus-umum), (b) memberikan contoh, (b) menampilkan fakta-fakta, (c) memberikan alasan-alasan, dan (d) dengan bercerita, definisi luas, atau campuran. Ketiga cara tersebut dapat dilihat pada contoh-contoh berikut:
  1. Pengembangan paragraf dengan pemberian contohDalam jenis pengembangan ini dikemukakan suatu pernyataan, kemudian disebutkan rincian-rincian berupa contoh-contoh kongkret. Berikut ini contoh pengembangan paragraf dengan memberikan contoh-contoh:
    Kesalahan dalam penulisan karya ilmiah, pada umumnya terletak pada pemilihan kata (diksi) dan penyusunan kalimat efektif. Kesalahan pemilihan kata yang tepat, di antaranya digunakannya kata sering, mungkin, kadang-kadang, sangat, danmemang yang mengarah pada ketidakyakinan penulis akan hal yang dikemukakan. Adapun kesalahan penyusunan kalimat efektif, misalnya menulis kalimat yang panjang yang di dalamnya terdapat kata yang tidak perlu, seperti penulisan kata dapat, telah, dan adalah pada kalimatDalam bab ini dapat dituliskan dua hal yang telah menjadi temuan penelitian ini adalah sebagai berikut.
    Untuk itu dalam menggunakan cara ini, penulis hendaknya pandai memilih contoh-contoh yang umum, representatif, dan dapat mewakili keadaan sebenarnya.
  2. Pengembangan Paragraf dengan definisi luasDefinisi luas (definisi formal yang diperluas) dapat dipakai untuk mengembangkan pokok pikiran. Semua penjelasan atau uraian menuju pada perumusan definisi itu. Berikut contoh pengembangan paragraf dengan definisi luas.
    Karangan eksposisi adalah karangan yang berusaha menerangkan suatu hal atau sesuatu gagasan. Dalam memaparkan sesuatu, kita dapat menjelaskan dan memberi keterangan belaka, dapat pula mengembangkan sebuah gagasan sehingga menjadi luas dan gampang dimengerti. Panjang karangan tidak dibatasi, bergantung pada kemampuan pengarang dalam memaparkan atau memberikan penjelasan ide atau gagasan yang disampaikan.
    Pengembangan dengan definisi luas tidak hanya berupa paragraf, bahkan dapat pula berupa sebuah buku. Meskipun demikian, dasar-dasar definisi tetap sama.

    Berikut adalah contoh-contoh lain nya mengenai Pengembangan paragraf :
  3. Pengembangan Alamiah,  Pengembangan secara alamiah ini seorang penulis dapat menggunakan pola yang sudah ada pada obyek atau kajian yang dibicarakan. Penulis dapat menggunakan dua pola. Pertama, pola spesial atau urutan ruang, misalnya gambaran dari depan ke belakang, dari luar kedalam dan sebagainya. Kedua, pola kronologis atau urutan waktu, misalnya gambaran urutan terjadinya peristiwa, perbuatan atau tindakan, tadi sekarang, nanti, besok, dan sebagainya.
  4. Pengembangan Klimaks dan Anti Klimaks,  Pembuatan klimaks dilakukan dengan penampilan gagasan utama yang rinci dari persoalan yang paling rendah kedudukannya. Sementara itu pengembangan antiklimaks merupakan kebalikan dari klimaks.
  5. Pengembangan Perbandingan dan Pertentangan,  Paragraf perbandingan dan pertentangan ialah cara pengarang menunjukkan kesamaan atau perbedaan antara dua orang , subjek atau gagasan dengan bertolak dari segi-segi tertentu (Keraf dalam Mudlofar 2002: 99).
  6. Pengembangan Analogi,  Pengembangan analogi biasanya digunakan untuk membandingkan sesuatu yang sudah terkenal umum dengan yang tidak dikenal umum.
  7. Pengembangan contoh-contoh, Gagasan yang terlalu umum sifatnya sulit dipahami. Agar pembaca menjadi jelas diperlukan ilustrasi-ilustrasi konkret. Ilustrasi konkret inilah yang nantinya dikembangkan menjadi contoh-contoh.
  8. Pengembangan Akibat-sebab akibat,  Hubungan kalimat dalam sebuah paragraf dapat berupa hubungan sebab akibat dan akibat sebab. Sebab dapat bertindak sebagai kalimat utama, sedangkan akibat merupakan kalimat penjelas. Dapat pula sebaliknya , akibat sebagai pikiran utama dan sebab sebagai pikiran penjelas.
  9. Pengembangan Klasifikasi,  Dalam pengembangan karangan kadang-kadang diperlukan pengelompokan hal-hal yang mempunyai persamaan. Pengelompokan ini bekerja kedua arah yang berlawanan, yaitu pertama mempersatukan satuan-satuan kedalam satu kelompok., dan kedua, memisahkan satuan-satuan tadi dari kelompok yang lain (keraf dalam Mudlofar 2002: 103).
  10. Pengembangan Umum Khusus-Khusus Umum,   Cara pengembangan paragraf umum khusus-khusus umum merupakan cara yang paling umum dipakai. Paragraf umum khusus dikembangkan dengan meletakkan pikiran utama pada awal paragraf kemudian rician-rincian berada pada kalimat-kalimat berikutnya. Sebaliknya paragraf khusus umum, mula-mula dikembangkan rincian-rincian kemudian pada akhir paragraf disampaikan generalisasinya. Jadi paragraf umum khusus bersifat deduktif, sedangkan paragraf induktif bersifat khusus umum.

sumber :

Senin, 25 Januari 2016

Perancangan Sistem Informasi Penjualan

                 Sistem Informasi merupakan kesatuan elemen-elemen yang saling berinteraksi secara sistematis dan teratur untuk menciptakan dan membentuk aliran informasi yang akan mendukung pembuatan keputusan dan melakukan kontrol terhadap jalannya perusahaan.karena internet praktis, efisien dan efektif sehinga menjadi pilihan yang tepat untuk promosi. E-commerce menjadi kegiatan jual beli di dunia maya serta promosi produk atau jasa. Hal ini banyak memberikan keuntungan, karena biaya yang dikeluarkan sedikit namun jangkauan konsumennya luas. E-commerce dapat membuat segala sesuatunya menjadi lebih mudah dengan menggunakan sistem elektronik. (Jurnal Perancangan Sistem Penjualan No.1,hal 1).
                 
                Pada era yang modern seperti sekarang ini, Electronic Commerce atau E-Commerce semakin berkembang dan memberikan pengaruh yang cukup besar terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat. Dengan adanya E-Commerce ini maka biaya operasional dapat dikurangi dan dapat meningkatkan omset penjualan. (Jurnal Perancangan Sistem Penjualan No.1,hal 1).

Tabel 1.
Penggunan E-Commerce di Indonesia


               Pada Tabel 1 terlihat bahwa ternyata sudah semakin banyak kota-kota kecil di Indonesia yang mulai berbelanja secara online. Pada tahun 2012, suatu perusahaan e-commerce di Indonesia mencatat bahwa 130 juta penjualan mereka berada di seluruh indonesia. Setiap tahun pasar e-commerce di Indonesia mengalami peningkatan. 
               Dengan jumlah pengguna internet yang mencapai angka 82 juta orang atau sekitar 30% dari total penduduk di Indonesia, pasar e-commerce menjadi tambang emas yang sangat menggoda bagi sebagian orang yang bisa melihat potensi ke depannya. Pertumbuhan ini didukung dengan data dari Menkominfo  yang menyebutkan bahwa nilai transaksi e-commerce pada tahun 2013 mencapai angka Rp130 triliun.
                Data dari lembaga riset ICD memprediksi bahwa pasar e-commerce di Indonesia akan tumbuh 42% dari tahun 2012-2015. Angka ini lebih tinggi jika dibandingkan negara lain seperti Malaysia (14%), Thailand (22%), dan Filipina (28%) Tentulah nilai sebesar ini sangat menggoda bagi sebagian investor, baik dalam maupun luar negeri. Beberapa VC (Venture Capital) besar seperti Rocket Internet, CyberAgent, East Ventures, dan IdeoSource bahkan sudah menanamkan modal ke perusahaan e-commerce yang berbasis di Indonesia. Sebut saja beberapa diantaranya adalah raksasa Lazada dan ZaloraBerrybenkaTokopedia, Bilna, Saqina, VIP Plaza, Ralali dan masih banyak lagi. Mereka adalah sebagian contoh dari perusahaan e-commerce yang sukses dan berhasil dalam memanfaatkan peluang pasar e-commerce di Indonesia yang sedang naik daun.
                 Sistem computer yang mengaitkan seluruh proses bisnis perusahaan ke system informasi terintegrasi dikenal sebagai system perencanaan sumber daya perusahaan ERP (enterprise resource planning). Sistem tersebut dapat membantu perusahaan pada fungsi – fungsi akuntansi, pemasaran, sumber daya manusia, operasi, pabrikasi,dan perencanaan. Sistem informasi dirancang dengan focus pada proses bisnis. Sistem ERP bekerja untuk mengintegrasikan seluruh aktivitas nilai utama perusahaan. 

                 Dalam mengelola perusahaan, diperlukan informasi keuangan dan monokeuangan.
Sistem ERP merupakan system yang besar, kompleks, dan mahal yang dapat berbiaya ribuan dolar untuk membeli dan menerapkannya. Mereka memulainya dengan MRP (Material resource planning). Sistem MRP digunakan produsen untuk mengubah pesanan pelanggan menjadi produk jadi dan siap dikirim. MRP berorientasi proses dengan pengiriman produk ke pelanggan.
                 Dengan berjalannya sistem informasi perusahaan menginginkan agar aktivitas computer terus berkenmbang, sehingga mereka dapat menemukan area aplikasi yang baru. Pandangan bahwa SIM (Sistem informasi Manajemen) berarti semua komputerisasi bisnis merupakan pandangan popular. Karena berpandangan bahwa SIM adalah segalan ya. Maka ia dapat tidak mempunyai arti sama sekali. Tak ada aplikasi computer khusus yang dapat dinamai sim.

DAFTAR PUSTAKA

Margianti E.S., & Suryadi H.S.(2009). Sistem Informasi Manajemen, Jakarta.
Pratama. L. C. (2012). Sistem Informasi Penjualan Berbasis Web STMIK GI, 2(3),1-6
Rama D.V., & Jones F.L. (2008). Sistem Informasi Akuntansi, Jakarta.
Susanto. M. (2013).Perancangan Sistem informasi penjualan STMIK GI, 1(2),1-6.

Senin, 14 Desember 2015

Analisis dan perancangan sistem informasi

Analisis sistem yaitu memahami dan menjelaskan dengan rinci apa yang harus dilakukan oleh sistem. Sementara sistem desain diartikan sebagai menjelaskan dengan detail bagaimana bagian-bagian dari sistem informasi dilakukan. dengan demikian, ANSI (Analisis dan Desain Sistem Informasi). Dapat diartikan sebagai proses pengaturan rumit dimana sistem informasi berbasis komputer dijalankan.
Urutan tahapan dalam ANSI (Analisis dan Desain Sistem Informasi) sangat penting.  Pertama, kesuksesan suatu sistem informasi tergantung pada analisis dan perancangan yang baik. Tahapan analisis akan menentukan masalah yang harus diselesaikan pada organisasi suatu perusahaan. Kedua, metode ANSI merupakan metode yang cukup lama dipakai untung membgangun perangkat lunak konvensional. Ketiga ANSI menawarkan profesi baru sebagai seorang analis. ( Hanif, 2007 ).
             
            Sistem informasi menjadi penting saat ini karena banyak perusahaan yang berinfestasi di sistem dan teknologi informasi. Sistem informasi menjadi vital untuk menjalankan bisnis harian serta mencapai tujuan bisnis strategis. Jika seluruh sektor ekonomi tidak melakukan investasi penting pada sistem informasinya, perusahaan e-commerce  seperti Amazon, eBay, dan Google sepertinya tidak akan ada.
             Perusahaan bisnis berinvestasi lebih pada sistem informasinya secara khusus untuk mencapai tujuan bisnis strategis, yaitu keunggulan operasional, hubungan pelan ggan dan pemasok, pengambilan keputusan yang semakin baik, keuntungan kompetitif, dan kelangsungan usaha.( Kenneth dan Jane, 2007 ).
              
             Pada era digital saat ini peran TI (Teknologi Informasi ) mempercepat dan meningkatkan keakuratan dalam pencatatan dan pengolahan data menjadi suatu informasi. Informasi pertanian merupakan faktor yang penting dan dapat mendorong ke arah pembangunan yang diharapkan. Oleh sebab itu itlmu pengetahuan dan teknologi perlu ditanamkan pada para petani kita agar mereka dapat mengetahui informasi pasar yang sedang berkembang pada saat ini dan terhindar dari permainan para pedagang perantara. Oleh sebab itu dibuatlah Sistem Informasi E-Commerce.
              Pemasaran merupakan kegiatan pokok yang perlu dilakukan oleh perusahaan dalam upaya untuk mempertahankan kelangsungan hidup usahanya. Hal tersebut disebabkan karena pemasaran merupakan kegiatan secara langsung berhubungan dengan konsumen. Keberhasilan pemasaran merupakan kunci kesuksesan suatu perusahaan. (Sulthoni, 2014 ).
                
              Seseorang yang ingin terjun kedalam dunia usaha, biasanya terbentur dengan investasi yang harus disediakan di awal usahanya, hal ini dihadapai oleh wirausahawan menengah kebawah. Cara yang diambil oleh wirausahawan dengan mengambil pinjaman yang disediakan perbankan nasional. Namun tidak sembarang nasabah dapat mendapatkan bantuan modal tersebut. Banyak faktor yang menjadi pertimbangan dalam memberikan pinjaman.
                Sistem Informasi Pendukung Keputusan merupakan Sistem berbasis komputer yang dirancang untuk mempertinggi efektifitas pengambilan keputusan dari masalah semi terstruktur.

Aktifitas manajemen berupa pemilihan tindakan dari sekumpulan alternatif yang telah dirumuskan untuk memecahkan suatu masalah atau suatu konflik manajemen. ( Noviyasari dan Prasetyowati, 2013 ).

DAFTAR PUSTAKA

Al Fatta, H. ( 2007 ). Analisis dan Perancangan Sistem Informasi untuk Keunggulan Bersaing Perusahaan dan Organisasi Modern, Yogyakarta.

Laudon, K.C. & Laudon, J.P. ( 2007 ). Sistem Informasi Manajemen Mengelola Perusahaan Digital, Jakarta.

Noviyasar, C.S.SI, MT. & Prasetyowati .A 2013b. "PERANCANGAN MODEL PENDUKUNGAN KEPUTUSAN UNTUK PEMBERIAN PINJAMAN PADA BANK". Jurnal Sistem Informasi, vol 3, no 1, pages 1-13 

Sulthoni, A. 2014a. "SISTEM INFORMASI E-COMMERCE PEMASARAN HASIL PERTANIAN BERBASIS WEB". Jurnal Sistem Informasi, vol 1, vol 1, pages 1-1.

Jumat, 13 November 2015

Menarasikan Grafik dan Tabel


1.Menarasikan Grafik


Saat ini kemajuan dibidang komputer telah meluas hingga ke berbagai lapisan masyarakat. Dunia komputer saat ini telah memperkenalkan sedini mungkin tentang kemampuan, bakat dan potensi dunia anak dalam berkarya dan berilustrasi menggunakan komputer. Saat ini terlihat bahwa Aplikasi pengolah gambar telah berkembang dengan cepat.

Berdasarkan Gambar 1, terlihat bahwa masyarakat lebih banyak menggunakan Addobe Photoshop untuk Aplikasi pengolah gambar. Corel Paint menempati posisi kedua untuk Aplikasi yang sering digunakan. Pain Buster, PhotoPlus, dan Light Zone menjadi Aplikasi yang jarang diminati. Hal ini disebabkan karena masyarakat awam hanya mengetahui Addobe Photoshop dan Corel Paint.


2. Menarasikan Tabel
           
                  Harddisk merupakan media penyimpan yang didesain untuk dapat digunakan menyimpan data dalam kapasitas yang besar. Hal ini dilatar belakangi adanya program aplikasi yang tidak memungkinkan berada dalam 1 disket dan juga membutuhkan media penyimpan berkas yang besar.
            
                  Berdasarkan Tabel 1, Gigabytte menempati urutan harga termahal untuk kapasitas 500 GB dan 1 TB. Hal ini disebabkan karena Merk tersebut lebih terkenal dan memiliki kualitas yang cukup bagus. Western Digital menempati urutan harga terbawah pada kapasitas 300 GB dan 500 GB. Hal ini disebabkan karena jarang orang yang mengetahui merk tersebut.harga Harddisk berkapasitas 300 GB berkisar antara Rp. 150.000 hingga Rp. 210.000. untuk harga Harddisk 500 GB berkisar antara Rp. 250.000 hingga Rp. 400.000. Sedangkan untuk harga Harddisk 1 TB berkisar antara Rp. 600.000 hingga Rp. 800.000.



Kamis, 15 Oktober 2015

Basis Data



Pengertian Basis Data

Basis data merupakan sebuah wadah yang terdiri dari kumpulan berkas yang saling terhubung dan tersusun dengan rapi yang di gunakan untuk memberi informasi yang dibutuhkan. banyak perusahaan besar yang menggunakan basis data sebagai sarana pengolahan data saat ini. apilikasi pengolahan basis data yang banyak digunakan hingga saat ini yaitu oracle dan Mysql. Oracle bersifat komersial dan memiliki banyak kegunaan, sedangkan Mysql bersifat terbuka dan biasa digunakan untuk apilikasi web.

Basis data dapat diolah menggunakan DBMS ( Database Management System ) dengan cara memulai dengan membuat basis data tersebut hingga proses – proses yang ada pada basis data tersebut, sehingga berkas  dapat tersimpan dengan baik dan aman.

Kamis, 01 Oktober 2015

Grafik Komputer dan Pengolahaan Citra


Definisi


1. Grafik  Komputer

          Grafik komputer adalah pembuatan suatu bentuk atau wujud menggunakan ilmu komputer yg menjelaskan tentang sebuah gambar yang mengandung suatu makna ,  sehingga kita dapat melakukan manipulasi  gambar tersebut menggunakan efek 2D atau 3D .

2. Pengolahan Citra

          Pengolahan Citra adalah proses manipulasi suatu gambar yang bertujuan unuk memperbaiki kualitas suatu gambar agar orang lain dapat mengetahui informasi yang ada pada gambar tersebut meskipun tidak dijelaskan menggunakan kata - kata .

Perbedaan Grafik Komputer dengan Pengolahan Citra

1. Grafik komputer yaitu membuat atau memanipulasi suatu bentuk 2D atau 3D menggunakan komputer .

2. Pengolahan citra yaitu memanipulasi suatu gambar yang ada menjadi gambar yang baru agar dapat diterima oleh penikmat citra tersebut .

Kamis, 11 Juni 2015

Tugas TOU part 3

Karateristik atau Ciri-Ciri Pasar

1)Pasar Monopoli

Pengetian pasar monopoli
            Dari segi bahasa, kata monopoli berasal dari kata mono yang artinya satu dan poli yang berarti penjual. Dengan demikian, pasar monopoli didefinisikan sebagai suatu bentuk pasar di mana hanya terdapat satu penjual yang menguasai pasar, dan perusahaan ini tidak mempunyai barang pengganti (subtitusi) yang sangat dekat. Hal ini merupakan kebalikan dari pasar persaingan sempurna, di mana perusahaan monopoli dapat menentukan harga secara utuh tanpa adanya persaingan dengan perusahaan lainnya.
            Sebagai penentu harga (price-maker), seorang monopolis dapat menaikkan harga dengan cara mengurangi jumlah produknya. Namun, walaupun demikian ketika berhadapan dengan banyaknya pembeli, penjual juga memiliki suatu keterbatasan dalam penetapan harga. Apabila penetapan harga terlalu mahal, maka orang akan menunda pembelian atau mengganti produk tersebut dengan barang subtitusi.

Karakteristik Pasar Monopoli
Ada beberapa cirri dan sifat dasar dari pasar monopoli, yaitu:
  1. Hanya ada satu orang penjual.
  2. Terdapat banyak pembeli
  3. Produk untuk  paar monopoli tidak mempunyai barang pengganti (subtitusi) yang dekat.
  4. Adanya hambatan untuk masuk ke dalam pasar

Kelebihan Pasar Monopoli
  1. Mampu mengakumulasi laba super normal dalam jangka panjang
  2. Menghasilkan output yang besar melalui peningkatan efisiensi
  3. Mampu meningkatkan investasi ekonomi
  4. Meningkatkan kesehatan masyarakat melalui pengaturan harga dua tingkat ( two tier pricing)
Kelemahan Pasar Monopoli
  1. Hilang atau berkurangnya tingkat kesejahteraan konsumen
  2. Menimbulkan eksploitasi terhadap konsumen dan pekerja
  3. Memburuknya kondisi makroekonomi nasional
  4. Membruknya kondisi perekonomian Internasional

2)    Pasar Pesaingan Sempurna

Pengertian Pasar Persaingan Sempurna
Pasar persaingan sempurna (perfect competition) adalah sebuah jenis pasar dengan jumlah penjual dan pembeli yang sangat banyak dan produk yang dijual bersifat homogen. Harga terbentuk melalui mekanisme pasar dan hasil interaksi antara penawaran dan permintaan sehingga penjual dan pembeli di pasar ini tidak dapat memengaruhi harga dan hanya berperan sebagai penerima harga (price-taker). Barang dan jasa yang dijual di pasar ini bersifat homogen dan tidak dapat dibedakan. Semua produk terlihat identik. Pembeli tidak dapat membedakan apakah suatu barang berasal dari produsen A, produsen B, atau produsen C? Oleh karena itu, promosi dengan iklan tidak akan memberikan pengaruh terhadap penjualan produk.
Dalam pasar persaingan sempurna jumlah perusahaan sangat banyak dan kemampuan setiap perusahaan dianggap sedemikian kecilnya, sehinga tidak mampu mempengaruhi pasar. Beberapa karakteristik agar sebuah pasar dapat dikatakan pasar persaingan sempurna yaitu :
Semua perusahaan memproduksi barang/produk yang homogenitas. Produk yang homogen adalah produk yang mampu memberikan kepuasan (utilitas) kepada konsumen tanpa perlu mengetahui siapa produsennya.
Produsen dan konsumen memiliki pengetahuan atau informasi yang sempurna. Para pelaku ekonomi (konsumen dan produsen) memiliki pengetahuan sempurna tentang harga produk dan input yang dijual sehingga konsumen tidak akan mengelami perlakuan harga jual yang berbeda dari suatu perusahaan dengan perusahaan lainnya.
Output sebuah perusahaan relative kecil dibandingkan dengan output pasar. Jumlah output setiap perusahaan secara inividu dianggap relative kecil dibandingkan dengan jumlah output seluruh perusahaan dalam industri.
Perusahaan menerima harga yang ditentukan pasar dengan menjual produknya dengan berpatokan pada harga yang ditetapkan pasar karena perusahaan tidak mampu mempengaruhi harga pasar.
Semua perusahaan bebas masuk dan keluar pasar, hal ini disebabkan oleh adanya faktor mobilitasnya tidak terbatas dan tak ada biaya yang harus dikeluarkan untuk memindahkan faktor produksi.

Karakteristik Pasar Persaingan Sempurna

  1. Terdapat banyak penjual dan pembeli di dalamnya artinya tidak hanya satu penjual dan pembeli yang ada di dalam pasar, jadi yang menentukan harga bukanlah pembeli atau penjual, tetapi keseluruhan interaksi antara pembeli dan penjual.
  2. Barang yang diperjual belikan homogen (serupa), terkadang pembeli tidak dapat membedakan barang produksi suatu perusahaan dengan produksi perusahaan lainnya.
  3. Perusahaan dapat dengan bebas keluar masuk pasar tersebut, suatu perusahaan bebas menentukan ingin keluar atau memasuki pasar persaingan sempurna karena hampir tidak ada hambatan bagi perusahaan untuk keluar ataupun masuk ke pasar tersebut.

Kelebihan Pasar Pesaingan Sempurna
  1. Harga Jual barang dan jasa adalah yang termurah
  2. Jumlah Output Paling banyak sehingga rasio output per penduduk maksimal (kemakmuran maksimal)
  3. Masyarakat merasa nyaman dalam mengonsumsi karena tidak perlu membuang waktu untuk memilih barang dan jasa (produk yang homogen)
  4. Tidak takut ditipu dalam kualitas harga (informasi sempurna)
Kekurangan Pasar Persaingan Sempurna
  1. Kelemahan dalam hal asumsi
  2. Kelemahan dalam pengembangan teknologi
  3. Konflik efisiensi keadilan

3)    Pasar Oligopoli

Pengertian Pasar Oligopoli
Pasar oligopoli dari segi bahasa berasal dari kata olio yang berarti beberapa dan poli yang artinya penjual adalah pasar di mana penawaran satu jenis barang dikuasai oleh beberapa perusahaan. Umumnya jumlah perusahaan lebih dari dua tetapi kurang dari sepuluh.
Dalam pasar oligopoli, setiap perusahaan memosisikan dirinya sebagai bagian yang terikat dengan permainan pasar, di mana keuntungan yang mereka dapatkan tergantung dari tindak-tanduk pesaing mereka. Sehingga semua usaha promosi, iklan, pengenalan produk baru, perubahan harga, dan sebagainya dilakukan dengan tujuan untuk menjauhkan konsumen dari pesaing mereka.
Praktik oligopoli umumnya dilakukan sebagai salah satu upaya untuk menahan perusahaan-perusahaan potensial untuk masuk ke dalam pasar, dan juga perusahaan-perusahaan melakukan oligopoli sebagai salah satu usaha untuk menikmati laba normal di bawah tingkat maksimum dengan menetapkan harga jual terbatas, sehingga menyebabkan kompetisi harga di antara pelaku usaha yang melakukan praktik oligopoli menjadi tidak ada.
Struktur pasar oligopoli umumnya terbentuk pada industri-industri yang memiliki capital intensive yang tinggi, seperti, industri semen, industri mobil, dan industri kertas.
Dalam Undang-undang No. 5 Tahun 1999, oligopoli dikelompokkan ke dalam kategori perjanjian yang dilarang, padahal umumnya oligopoli terjadi melalui keterkaitan reaksi, khususnya pada barang-barang yang bersifat homogen atau identik dengan kartel, sehingga ketentuan yang mengatur mengenai oligopoli ini sebagiknya digabung dengan ketentuan yang mengatur mengenai kartel
Karakteristik Pasar Oligopoli
a)      Sedikit produsen dalam suatu pasar, akibatnya keputusan yang diambil oleh satu produsen akan sangat mempengaruhi produsen yang lain. Oleh karena itu Produsen-produsen yang ada  saling bersepakat untuk melakukan tindakan bersama di dalam menentukan harga dan tingkat produksi
b)      Produk yang dihasilkan homogen atau sama, ada 2 tipe, yang pertama adalah produsen barang standar atau bahan mentah, yang ke-dua adalah produsen barang yang berbeda corak, biasanya barang akhir atau barang jadi.

Kelebihan Pasar Oligopoli
  1. Hanya sedikit perusahaan dalam Industri membuat saingan juga menjadi sedikit.
  2. Oligopoli dengan produk difensiasi lebih mudah memprediksi reaksi-reaksi dari perusahaan lawan
  3. Oligopoli dengan produk yang homogen memiliki rintangan masuk ke dalam pasar yang relatif kecil

Kelemahan Pasar Oligopoli
  1. Efisiensi hanya dicapai jika perusahaan memproduksi output dalam skala yang sangat besar
  2. Pengambilan keputusan yang sangat kompleks karena terdapat kompetisi non harga
  3. Membutuhkan kemampuan manajemen yang sangat baik karena kompleksnya persaingan
  4. Pada pasar persaingan sempurna informasi mengenai harga suatu barang dapat diketahui dengan mudah sehingga menghindari abnormal return.
  5. Di dalam pasar persaingan sempurna, produk yang dihasilkan disesuaikan sehingga tidak melebihi permintaan.
  6. Tidak perlu dilakukan manajemen rumit seperti pada kasus oligopoly skarena harga barang akan sendirinya tercapai oleh keseimbangan antara permintaan dan penwaran yang terjadi secara alamiah.
  7. Dalam jangka panjang bentuk pasar yang bersifat persaingan sempurna menjamin diproduksinya barang-barang dengan ongkos yang serendah-rendahnya kerena bila diproduksi dalam ongkos yang besar otomatis produsen akan mengalami kerugian mengingat banyak saingan di dalam pasar persaingan sempurna
4)    Pasar Monopolistik

Pengertian Pasar Monopolistik
Pasar Monopolistik adalah salah satu bentuk pasar di mana terdapat banyak produsen yang menghasilkan barang serupa tetapi memiliki perbedaan dalam beberapa aspek. Penjual pada pasar monopolistik tidak terbatas, namun setiap produk yang dihasilkan pasti memiliki karakter tersendiri yang membedakannya dengan produk lainnya. Contohnya adalah : shampoo, pasta gigi, dll. Meskipun fungsi semua shampoo sama yakni untuk membersihkan rambut, tetapi setiap produk yang dihasilkan produsen yang berbeda memiliki ciri khusus, misalnya perbedaan aroma, perbedaan warna, kemasan, dan lain-lain.
Pada pasar monopolistik, produsen memiliki kemampuan untuk memengaruhi harga walaupun pengaruhnya tidak sebesar produsen dari pasar monopoli atau oligopoli. Kemampuan ini berasal dari sifat barang yang dihasilkan. Karena perbedaan dan ciri khas dari suatu barang, konsumen tidak akan mudah berpindah ke merek lain, dan tetap memilih merek tersebut walau produsen menaikkan harga. Misalnya, pasar sepeda motor di Indonesia. Produk sepeda motor memang cenderung bersifat homogen, tetapi masing-masing memiliki ciri khusus sendiri. Sebut saja sepeda motor Honda, di mana ciri khususnya adalah irit bahan bakar. Sedangkan Yamaha memiliki keunggulan pada mesin yang stabil dan jarang rusak. Akibatnya tiap-tiap merek mempunyai pelanggan setia masing-masing.
Pada pasar persaingan monopolistik, harga bukanlah faktor yang bisa mendongkrak penjualan. Bagaimana kemampuan perusahaan menciptakan citra yang baik di dalam benak masyarakat, sehingga membuat mereka mau membeli produk tersebut meskipun dengan harga mahal akan sangat berpengaruh terhadap penjualan perusahaan. Oleh karenanya, perusahaan yang berada dalam pasar monopolistik harus aktif mempromosikan produk sekaligus menjaga citra perusahaannya.

Karakteristik Pasar Monopolistik
a)      Terdapat banyak penjual, oleh karena itu suatu produsen hanya memiliki pengaruh yang kecil dalam penentuan harga barang.
b)      Barang yang dihasilkan berbeda corak, ini adalah faktor terpenting uang membedakan pasar persaingan monopolistik dengan pasar persaingan sempurna. Secara fisik mudah membedakan produksi suatu perusahaan dengan produksi perusahaan lainnya.
c)      Masuk ke dalam industri sangat mudah, hambatan untuk masuk ke dalam pasar ini tidak sesulit dalam pasar monopoli atau oligopoli, tetapi juga tidak semudah dalam pasar persaingan bebas karena butuh modal yang besar untuk menghasilkan barang yang berbeda corak dengan yang sudah tersedia di pasar.

Kelebihan Pasar Monopolistik
  1. Daya monopoli yang relatif kecil menyebabkan kesejahteraan yang hilang relatif kecil.
  2. Kelebihan kapasitas produksi relatif kecil
  3. Kenikmatan konsumen yang tinggi karena beragamnya produk, peningkatan kualias, dan meningkatnya kebebasan konsumen dalam memilih output

Kelemahan Pasar Monopolistik
  1. Permintaan yang sangat elastic
  2. Harga jual masih lebih besar daripada biaya marjinal
  3. Kapasitas berlebih
  4. Jika output ditambah melebihi output keseimbangan, maka akan terjadi kerugian.